TOPJURNALNEWS.COM - Guna mendukungnya program pemerintah mencegah penyakit Stunting yang terus bertambah di Indonesia, Rumah Sakit Umum Sinar Husni menggelar seminar Pencegahan Stunting bagi para bidan, kemarin.
Kegiatan tersebut diadakan di aula Yayasan Pendidikan Sinar Husni di Jalan Utama, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhandeli, Kab. Deli Serdang.
Dalam acara tersebut hadir sebagai nara sumber dr. Rizal Kurnia Aritonang M.Ked(OG) Sp.OG, dr. Angreini Widya Sari Lubis M.Ked (Ped)Sp.A, dr. Alfin Sp. An dan Dirut RSU Sinar Husni dr H. Hepi Irawan.
Dalam kegiatan ini, panitia mengambil Thema "Cegah Stunting Ciptakan Generasi Cerdas, Aktif dan Produktif Menujuh Generasi Sehat Indonesia".
dr H. Hepi Irawan Direktur Utama RSU Sinar Husni kepada wartawan mengatakan, kegiatan ini diadakan sebagai wadah silaturahmi dan sekaligus memberikan tambahan ilmu kesehatan bagi para bidan yang mitra dengan RSU Sinar Husni.
"Dengan seminar ini kita berharap hubungan mitra kerja yang telah terjalin ini semakin baik kedepannya, dan kita berharap dengan seminar ini juga para bidan dapat turut serta mewujudkan program pemerintah mencegah Stunting pada anak,"ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan dr. Hepi, selain seminar RSU Sinar Husni terus mengadakan kegiatan - kegiatan sosial bagi masyarakat.
"Bukan hanya seminar ini aja yang kita adakan, kegiatan sosial lainnya juga selalu kita buat seperti pemeriksaan USG gratis bagi ibu hamil, Khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia,"jelasnya.
"Saya berharap dengan adanya seminar ini, tujuan pemerintah untuk menurunkan angka Stunting di Indonesia bisa terwujud dan anak bangsa ini bisa tumbuh kuat dan sehat,"harapnya.
Sementara itu, Ketua YP.Sinar Husni Drs H.M.Arif Husni menyampaikan dengan adanya seminar Pencegahan Stunting sedikitnya dapat memberi tambahan ilmu bagi para peserta tentang bagaimana cara mencegah Stunting kepada ada dari mulai dalam kandungan hingga melahirkan.
"Dari seminar ini kita bisa turut serta bagaimana mencegah terjadinya Stunting kepada anak, sehingga program pemerintah dalam pencegahan Stunting dapat terwujud,"sebutnya.
H. Arif juga menyampaikan RSU Sinar Husni siap menghadapi perkembangan tekhnologi di bidang kesehatan dan Ilmu Kedokteran. Selain itu, RSU Sinar Husni terus meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik.
"RSU Sinar Husni terus berbenah guna meningkatkan kualitas pelayanan, sumber daya manusia hingga fasilitas kesehatan sesuai dengan perkembangan tekhnologi kedokteran dan ilmu kesehatan,"ucap pria yang murah senyum ini.Lebih lanjut dijelaskan H. Arif, selain rumah sakit Yayasan Pendidikan Sinar Husni juga mengelola Dunia Pendidikan yang kwalitas siswa lulusannya telah diakui di Sumut dan sekitarnya.
"Kita juga mengelola dunia pendidikan mulai tingkat SD, SMP, SMA, SMK-BM dan Tata Boga, SMK-TR dan Sepeda Motor serta STT (Sekolah Tinggi Tekhnologi) bagi mahasiswa yang berisinergi dan bekerja sama denga RSU Sinar Husni terutama di bidang IT (Ilmu dan Tekhnologi) dan Tata Boga,"jelasnya.
Sedangkan dr. Rizal Kurniawan Aritonang sebagai nara sumber dalam seminarnya menyampaikan Untuk tingkat nasional tahun 2016 kasus Stunting mencapai 27,5 % sedangkan untuk Sumut mencapai 30% artinya dari 10 ibu hamil tiga diantara terjadi Stunting
Lanjut dr. Rizal ada empat poin penyebab stunting yakni Sanitasi buruk, ANC Kurang, Pola Asuh, Gizi Buruk.
Untuk mengatasi dan mencegah terjadi Stunting para bidan dana melakukan pemberian intervensi Gizi Speksifik kepada ibu hamil, hal ini dapat membantu menurunkan angka Stunting hingga 30%.Swrta jua melakukan kontrol dan pemeriksaan kepada ibu hamil hingga melahirkan.
Kegiatan seminar Pencegahan Stunting berjalan dengan lancar dan tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan dari pemerintah. (Tim)




