TOPJURNALNEWS.COM - Akhirnya pihak Satreskrim Polres Langkat bersama Polsek Brandan berhasil mengungkap dan menangkap tersangka pembunuhan dan pemerkosaan seorang siswi SMPN 3 Tangkahan Durian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara berinisial ASS (14).
Dari keterangan yang diperoleh, tersangka yang berhasil diamankan berinisial FS (19).
Kasubbag Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno mengatakan, penangkapan FS berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.
"Petugas kemudian menangkap pelaku. Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya dan menceritakan seluruh kejadian nya," katanya, Selasa (28/6/2022).
Petugas lalu melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti celana ke rumahnya, serta melakukan pra rekonstruksi di lokasi kejadian.
"Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Pangkalan Brandan guna pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Diberitakan, korban ASS (14) ditemukan sudah tidak bernyawa di semak-semak di komplek sanggar pramuka PT Pertamina Pangkalan Berandan, pada Selasa (21/6/2022).
Atas perbuatan nya, Pelaku berinisial (Fs) kini dijerat Pasal Berlapis yakni Pasal 338 subs Pasal 351 Ayat (3) Jo Pasal 81 Ayat (1) UU RI Nomor 17/2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1/2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak.
Informasi dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang sedang menggembala sapi. Saat melintas di lokasi, dia mencium aroma tidak sedap yang begitu menyengat.
Karena penasaran penggembala tersebut mencari sumber dari aroma yang tidak sedap, penggembala itu kaget bukan kepalang karena menemukan sesuatu yang mengerikan. Sumber bau ternyata berasal dari mayat manusia.
Korban ditemukan masih menggunakan rok SMP dan sepatu sekolah, tanpa menggunakan busana. Sontak penemuan mayat korban membuat warga sekitar geger.
Pihak kepolisian yang mendapat informasi turun ke lokasi dan mengevakuasi jenazah korban serta melakukan olah TKP.
Lurah Tangkahan Lagan Barat Alur Dua Kecamatan Sei Lepan, Aswin Faisal menjelaskan, korban sempat hilang seminggu sebelum akhirnya ditemukan meninggal.
Siswi SMP ini hilang saat berangkat ke sekolah seorang diri, Rabu (15/6/2022) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Sejak saat itu korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Keluarga korban mengabarkan lewat Media Sosial soal anak hilang dengan mencantumkan foto serta alamat orang tua korban.
"Hingga akhirnya Selasa korban ditemukan meninggal dunia," kata Aswin.
Kejadian dugaan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap siswi SMP tersebut begitu meresahkan masyarakat sekitar.
" Dengan adanya kejadian ini saya berharap kita bisa menjaga anak perempuan kita dalam kebebasan berteman," tutur ipay selaku warga setempat.(Usman)
