Ancam Keselamatan, Gudang Penampungan Minyak Di Siombak Diserbu Warga

Sebarkan:

TOPJURNALNEWS.COMBerawal kerap memberikan acaman kepada warga sekitar, mafia minyak ilegal belokasi kelaurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan dicegat warga sekitar.

Gerah akan sikap kurang terpuji dari pemilik usaha mafia minyak ilegal, pada hari Rabu (09/07/2025) sejumlah warga mencegat dua unit mobil berisikan minyak jenis solar bersubsidi tanpa dokumen yang diduga menjadi usaha yang dilakoni mafia tersebut.

“Iya benar bang, mobil tengki yang bertuliskan salah satu perusahaan dan satu unit truk telah kami berhentikan, kami menduga membawa bahan bakar minyak ilegal,” Kata seorang warga saat di wawancarai awak media.

Tambahnya menjelaskan, Mobil tengki pengangkutan BBM ilegal sudah membuat resah warga disini, takutnya, sempat terjadi hal yang tidak kita inginkan, warga disini yang akan menanggung akibatnya.

“Sudah usahanya ilegal, mafia minyak itu sering kali mengacam warga dan pemuda setempat disini. Itu gudangnya yang pagar bercet hijau. Karena kami geram atas prilaku pemilik usaha ilegal yang sok jago, yah,, langsung kami lakukan pemberhentian,” Ucapnya dengan nada kesal.

Tambahnya lagi, Jadi langsung saja kami masyarakat secara beramai-ramai menghetikan mobil tengki tersebut. Benar saja, didalam mobil truk engkel itu ada minyak empat Tandon minyak dengan hitungan/Tandonya 1 Ton dan jumlah keseluruhan 4 ton,” Ujarnya.

Namun tindakan warga yang berhasil mengungkap kasus ilegal minyak di Medan Labuan berujung kecewa. Sebab, tindakan yang memiliki bukti yang konkrit hilang dari tempat kejadian tampa bekas.

Sangat di sayangkan, pihak penegak hukum Polsek Medan Labuan terkesan tutup mata, hingga Barang Bukti yang sempat di tahan warga lenyap tak berbekas (Hilang dari TKP).

Jadi kami meminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) segera menindak gudang mafia minyak itu, jangan timbulkan kecurigaan warga, sebab ada pembiaran pengoprasian pengepul minyak ilegal tanpa tersentuh oleh hukum.

“Lokasi ini sebenarnya tidak jauh dari Polsek Medan Labuan, jangan menggiring  para warga disini menjadi bias dalam berpikir, tindak itu kalau sudah melanggar aturan,” Tegas beberapa warga sekitar.

Sekelompok warga juga berucap, karena menurut kami mereka sudah sangat meresahkan, apa lagi inikan pemukiman, kami kuatirkan bisa saja nanti berdampak terjadi kebakaran, lokasinya berdekatan dengan kantor Kelurahan Paya Pasir.

“Kami minta kepada pemerintahan setempat, jangan tutup mata, kalau seperti ini, kami menduga ada upeti terkait pembiaran para mafia minyak ilegal yang terjadi persis di samping Kantor Lurah,” Sorak warga dengan serentak.

Saat di wawancarai Kapolsek Medan Labuan tidak memberikan tanggapan atau memilih bungkam melalui WA Pribadinya. Sampai berita ini di terbitkan, konfirmasi keberadaan dua truk milik mafia minyak ilegal yang berisikan Barang Bukti (BB) 4 ton minyak jenis Solar Bersubsidi belum di ketahui keberadaannya.(Ri)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini