TOPJURNALNEWS.COM - Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, bersama Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Taput, Ny Neny Angelina JTP Hutabarat dan Staf Ahli TP PKK, Ny Lisa Deni Lumbantoruan, menyalurkan bantuan sosial, pangan, dan pertanian dalam skala masif serta membawa kepastian pembangunan infrastruktur, di lapangan gereja HKBP Pakpahan, Kecamatan Pangaribuan, Jumat (26/6/2026).
Foto: Bupati Taput JTP Hutabarat menyerahkan bantuan alat pertanian kepada para petani di Kecamatan Pangaribuan. (topjurnalnews.com/diskominfo taput)
Dalam arahannya, Bupati JTP Hutabarat, mengatakan Kecamatan Pangaribuan memiliki kedudukan strategis yang sangat penting bagi ketahanan pangan daerah. Kebijakan penyaluran bantuan di wilayah ini didasarkan pada perhitungan skala prioritas yang matang.
"Pangaribuan ini adalah tempat yang spesial bagi kami. Saya dan Wakil Bupati dapat berdiri di tempat ini karena doa dan restu Bapak dan Ibu sekalian. Meskipun penduduk Tarutung lebih banyak, namun petani dan lahan pertanian jauh lebih banyak di sini. Sebanyak 91 persen penduduk Pangaribuan adalah petani, sehingga bantuan ini harus dikonsentrasikan di sini untuk meningkatkan produktivitas," jelas Bupati JTP Hutabarat.
Guna mendukung modernisasi pertanian, Pemkab Taput menyerahkan sejumlah bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) melalui Dinas Pertanian yang terdiri dari 2 unit traktor roda empat, 13 unit traktor roda dua, 2 unit mesin pemipil jagung, 8 unit pompa air, dan 15 unit hand sprayer. Bupati berpesan agar bantuan ini dirawat dengan baik oleh kelompok tani agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Tidak berhenti di situ, menyikapi tingginya harga pasar komoditas kopi saat ini, Pemkab Taput mengumumkan program bantuan perkebunan untuk 2.200 hektar lahan kopi. Sebagai langkah awal, hampir setengah juta bibit kopi unggulan disalurkan kepada masyarakat melalui kelompok tani di Kecamatan Pangaribuan.
Bupati menginstruksikan Camat dan Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian untuk aktif melakukan pemantauan langsung di lapangan agar bantuan ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Di tempat yang sama, Pemkab Taput menyalurkan jaring pengaman sosial dan pangan secara agresif. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, diserahkan bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) berupa 76.640 kg beras dan 15.328 liter minyak goreng yang menyasar kepada 3.700 Kepala Keluarga (KK). Jumlah tersebut mencakup hampir setengah dari total KK di seluruh Kecamatan Pangaribuan.
Sementara itu, jajaran Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan logistik kepada korban musibah kebakaran yang terjadi pada 23 Januari 2026 di Dusun I Sosor Pinandang, Desa Sigotom Timur.
Ditambahkan, penyerahan 25 paket pemenuhan pelayanan kesejahteraan sosial berupa makanan untuk lansia, penyandang disabilitas, dan warga tidak mampu, serta penyerahan paket susu dan vitamin untuk sekolah lansia.
Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Taput juga meneruskan usulan masyarakat terkait perbaikan jalan dan irigasi. Menanggapi hal itu, Bupati Taput langsung memberikan jawaban konkret berupa kepastian pengerjaan infrastruktur pada tahun anggaran ini.
Pemkab Taput memastikan jalan sepanjang sekitar 6 km yang meliputi akses ruas Jalan Sibingke dan Sipahutar akan segera dikerjakan tahun ini sebagai tindak lanjut cepat atas usulan Musrenbang. Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen penuh untuk memperbaiki fasilitas umum jalan dan saluran drainase di Pasar Pangaribuan. (bisnur sitompul)