TOPJURNALNEWS.COM - Sejumlah warga dan staf UNHCR di Kota Medan, Sumatera Utara mendadak heboh, Selasa 30 November 2021.
Pasalnya, seorang pengungsi asal negara Afghanistan bernama Rahmadsyah (22) nekat membakar dirinya di depan Kantor UNHCR Kota Medan di Jalan Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.
Dari keterangan yang diperoleh korban diduga defresi lantaran sudah lama diamankan oleh International Organization for Migration (IOM), atau organisasi migrasi internasional yang berkedudukan di Kota Medan.
"Dia mengalami depresi, stres, dan sakit jiwa selama lima tahun. Dia bolak balik minta sama IOM dan UNHCR tolong diperhatikan, tapi tidak didengar,"ucap Zuma Mohsini, Koordinator Aksi.
Lanjut Zuma mengatakan korban nekat melakukan aksinya sebagai bentuk protes bahwa UNHCR dan IOM sama sekali membiarkan para pengungsi hidup dalam keterpurukan.
"Dia enggak sabar dan datang ke sini untuk membakar diri," kata Zuma Mohsini.
Masih menurut Juma peristiwa seperti itu tidak pertama kali terjadi. Dia menyebut sudah berapa orang melakukan aksi serupa.
"Ini bukan orang yang pertama membakar diri. Sudah 14 orang yang bunuh diri, 6 orang kita sudah selamatkan, termasuk ini. Ini orang yang ke tujuh kita selamatkan hidup mereka dan ini karena stres, depresi, dan hidup lama di Indonesia dan mengalami hidup ketidak jelasan selama dari 7 tahun sampai 10 tahun,"tandas Zuma.(red)