Kasus Penembakan Warga Oleh Polisi di Pekan Labuhan, Keluarga Minta Kapolri dan Presiden Turun Tangan

Sebarkan:

TOPJURNALNEWS.COM- Pasca penembakan Irwan Nasib (46) warga Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan di Jalan KL Yos Sudarso, Gang Mafo, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (14/11/2022) pagi.

Pihak keluarga korban angkat bicara, mereka meminta Kapolri dan Presiden turun tangan menegakan keadilan bagi korban.

"Saya meminta Bapak Presiden dan Bapak Kapolri untuk turun tangan menindak oknum polisi Polres Pelabuhan Belawan Aiptu RS yang telah menembak ayah saya dengan alasan menggerebek narkoba,"ucap Yoni anak kandung korban di rumah duka.

Lebih lanjut Yoni menjelaskan, korban saat kejadian hendak melihat anaknya yang baru datang dirumah adik korban.

"Ayah saya kesini mau lihat anaknya yang baru datang, pas polisi datang tiba - tiba langsung dipiting dan ditodongkan senjata api. Ayah saya terkejut sempat mengelak dan langsung ditembak dibagian leher,"jelasnya.

Melihat korban tersungkur, polisi tersebut langsung meninggalkan lokasi.

"Kami sempat mengejar para polisi itu bang, karena ayah saya sudah terkapar bersimbah dara. Para polisi itu langsung tancap gas naik mobil kearah Belawan,"sebutnya.

Pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit Wulan Windi untuk mendapatkan pertolongan.

"Karena kami Uda panik, kami langsung bawa ayah saya ke Rumah Sakit Wulan Windi bang. Namun lantaran banyaknya dara yang keluar, korban tak terselamatkan,"cetusnya.

Dalam kesempatan ini, pihak keluarga meminta adanya tindakan tegas terhadap pelaku penembakan.

"Dalam kesempatan ini saya meminta pelaku segera ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku,"harapnya.(Din)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini