TOPJURNALNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membuka The 12th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2026, di Jakarta International Convention Center, Rabu (19/8/2026).
Foto: Bupati Taput, JTP Hutabarat, menghadiri IIGCE 2026 sebagai dukungan transisi energi bersih nasional. (topjurnalnews.com/diskominfo taput)
Kegiatan berskala internasional yang berlangsung hingga 21 Agustus 2026 ini, mengusung tema “Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia: Geothermal as the Baseload Driving Energy Transition and Security”.
Dalam arahannya, Menteri Bahlil menargetkan penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 5,2 GW hingga tahun 2034 melalui pemangkasan regulasi, pemberian insentif pajak, dan penguatan kolaborasi.
Menteri ESDM menegaskan, bahwa pengembangan panas bumi tidak boleh sekadar menghasilkan listrik, melainkan wajib menghadirkan dampak ekonomi berganda (multiplier effect), seperti penciptaan lapangan kerja dan modernisasi industri daerah.
Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, yang turut menghadiri IIGCE 2026 ini, mempertegas komitmen Kabupaten Taput sebagai garda terdepan penopang energi bersih nasional, sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Menanggapi arahan Menteri ESDM, Bupati Taput menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Taput terhadap langkah strategis pemerintah pusat dalam mempercepat transisi energi hijau.
Taput memiliki peran sentral dan strategis dalam peta energi bersih nasional melalui keberadaan PLTP Sarulla berkapasitas 330 MW di Kecamatan Pahae Julu dan Pahae Jae yang dioperasikan oleh konsorsium Sarulla Operations Ltd (SOL).
"Kabupaten Taput bangga menjadi bagian penting penopang energi hijau nasional melalui PLTP Sarulla. Kami sangat mendukung terobosan Bapak Menteri ESDM yang mendorong percepatan investasi dan penyederhanaan aturan," ujar Bupati JTP Hutabarat.
Bagi Taput, kata Bupati, pengembangan panas bumi harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan rakyat. Keberadaan PLTP Sarulla harus memberikan dampak ekonomi langsung (multiplier effect) bagi masyarakat Taput. (bisnur sitompul)