Bupati Taput Salurkan Bantuan Jadup dan Isi Hunian Rp 267,4 juta ke Korban Bencana

Sebarkan:

Foto: Bupati Taput JTP Hutabarat, menyalurkan bantuan Jadup dan Isi Hunian kepada korban bencana. (topjurnalnews.com/diskominfo taput)
TOPJURNALNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Tapanuli (Taput) menyalurkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan Bantuan Isi Hunian dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), kepada 32 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana hidrometeorologi. 

Bantuan dengan total nilai Rp 267,4 juta tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, didamping Sekda, Henry M M Sitompul, Forkopimda, serta Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,  Rafles Gultom, di aula Kantor Dinas Pendidikan, Tarutung, Jumat (2/10/2026).

Bupati Taput menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada seluruh warga terdampak dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendampingi masyarakat hingga recovery pascabencana tuntas.

‎"Atas nama Pemkab Taput, saya menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada keluarga yang terdampak bencana. Kami tidak akan tinggal diam dan akan terus hadir mengawal pemulihan kehidupan masyarakat sampai benar-benar pulih dan bangkit kembali," tegas Bupati JTP Hutabarat.

‎Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian pemulihan pascabencana hidrometeorologi tahun 2025. Sebelumnya, pada Maret 2026, Pemkab Taput telah menyalurkan bantuan tahap pertama kepada 434 KK.

‎Guna menjangkau warga yang belum menerima bantuan akibat kendala administratif pada data awal, Pemkab Taput mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan verifikasi dan pemadanan data DTSEN secara berjenjang dari tingkat desa, kecamatan, hingga berkoordinasi dengan BPS Taput.

Usulan perbaikan data tersebut kemudian disampaikan resmi kepada Menteri Sosial RI melalui surat Bupati tertanggal 30 April 2026.

‎Dari 37 KK yang diusulkan pada tahap pemadanan data perbaikan tersebut, sebanyak 32 KK resmi disetujui oleh Kemensos RI untuk menerima bantuan pada tahap ini. Adapun 5 KK sisanya masih dalam proses penyesuaian data teknis.

‎Bupati menginstruksikan Dinsos P3A Taput untuk terus mengawal proses administratif 5 KK tersebut bersama Kemensos RI dan BPS.

"Jangan biarkan ada satu pun hak masyarakat Taput yang tercecer hanya karena kendala administratif," ujar Bupati Taput.

Bupati Taput berpesan, bantuan modal isi hunian dan jaminan hidup ini dapat dipergunakan secara bijaksana untuk pemenuhan kebutuhan pokok rumah tangga, pendukung pendidikan anak, serta penataan kembali tempat tinggal agar kehidupan keluarga kembali stabil dan produktif.

‎Sartono Manalu, mewakili para penerima manfaat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Taput dan Kemensos RI atas wujud nyata kepedulian pemerintah.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Taput dan Kementerian Sosial yang terus mendampingi kami," ungkap Sartono.

‎Penyerahan bantuan ini turut melibatkan sinergi berbagai pihak, termasuk BPS Taput, PT Pos Indonesia, jajaran perangkat daerah, camat, hingga kepala desa dan lurah. (bisnur sitompul)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini