Waduh, Warga Arak Kades Ketangkap Lagi Indehoi Dengan Istri Sekdes

Sebarkan:

Ilustrasi
TOPJURNALNEWS.COM - Waduh warga mengarak seorang kepala desa (Kades) yang kedapatan sedang indehoi dengan istri Sekretaris Desa (Sekdes).

Oknum kades tersebut sempat berusaha kabur dengan cara lompat jendela.Namun ia gagal hingga akhirnya diarak oleh warga.

Hal itu terjadi di Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan, Kades digerebek warganya sendiri saat sedang berduaan dengan istri Sekretaris Desa.

Oknum Kades tersebut berinisial N, diduga berselingkuh dengan istri Sekdes berinisial M.

Keduanya digerebek warga saat berada di rumah Sekdes pada, Kamis (3/2/2022) malam.

Kronologi penggerebekan

Warga di desa tersebut telah menaruh curiga sejak lama terhadap hubungan Kades dengan istri Sekdes.

Rumor kedekatan N dan M telah terendus sejak tiga bulan belakangan ini.

Warga juga beberapa kali melihat N dan M pergi bersama.

"Kalau pacaran atau nggak saya kurang tau. Yang jelas kalau dekatnya emang sudah lama banget. Sekitar 3 bulanan ada lah. Orang-orang sini pun sering ngeliat  mereka jalan bareng, cuma masih mendiami. Belum ada yang berani ngomong,” kata seorang warga, mengutip Tribun Lampung.

Puncaknya, pada Kamis malam itu warga menggerebek rumah Sekdes.

Warga yang geram berbondong- bondong mendatangi rumah Sekdes tersebut.

Saat itu, Sekdes sedang tak ada di rumah.Ia pergi mengikuti kegiatan di luar daerah.

Hal itu ternyata dimanfaatkan oleh Kades dan istri Sekdes untuk bertemu.Warga akhirnya memergoki N dan M sedang bermesraan.

Kades sempat berusaha kabur lalu diarak

Ia berusaha kabur lompat jendela kamar rumah.Namun usaha N gagal lantaran warga telah mengepung sekitaran rumah Sekdes tersebut. N dan M lalu diarak menuju balai desa setempat.

Polsek Katibung yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak menuju lokasi.

Hal ini dilakukan agar tidak terjadi upaya main hakim sendiri.

"Malam saat kejadian kami menerima laporan dari warga. Katanya mereka sedang mengamankan kades yang berselingkuh. Ketika kami datang keduanya sudah dibawa ke balai desa. Kami mencoba memediasi warga agar tidak terjadi keributan," kata Kapolsek Katibung AKP Aos Kusni Palah, mengutip Tribun Lampung.

N dan M kemudian dibawa ke polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut.Kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

N membuat pernyataan secara tertulis bahwa dirinya akan mundur dari jabatan. Ia juga diminta mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.(red/TRM)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini