Kadisdik Batubara : Berkurban Hakikatnya Menghapus Rasa Kepemilikan

Sebarkan:

Teks foto : Suasana pemotongan hewan qurban Idul Adha 1443 H di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara.
TOPJURNALNEWS.COM - Hari Raya Idul adha/Idul Qurban ini merupakan salah satu waktu yang tepat sebagai momen dan semangat berbagi untuk semua. Karena daging qurban tidak hanya disantap bersama keluarga tapi juga dibagikan ke    pada tetangga, saudara, kerabat serta orang-orang yang membutuhkan.

Hal tersebut dikatakan Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus usai menyaksikan penyembelihan hewan qurban keluarga besar Dinas Pendidikan di Halaman Dinas Pendidikan Perupuk Kab. Batu Bara, Selasa (12/7).

Berqurban menurut mantan Kepala Biro Humas Keprotokolan Pemprovsu  ini adalah wujud keta'atan dan keikhlasan serta keteladanan seorang hamba Allah bernama Nabi Ibrahim AS bersama Putra/anak  kesayangannya Ismail AS.

Wujud tersebut merupakan hal paling berat dan butuh keberanian sebagai manusia. Melalui berkurban dengan hewan yang telah disyariatkan pula, manusia diajarkan untuk mengorbankan sebagian hartanya untuk dibagikan kepada sesama. 

Ilyas menuturkan bahwa manusia dilahirkan ke muka bumi untuk mengalami ujian, termasuk ujian dalam kepemilikan harta dan benda. Meski demikian, manusia harus menyadari bahwa harta tersebut hakikatnya tak seutuhnya dimiliki, karena semua hanya titipan dari yang Maha Kuasa. Yah seolah-olah milik kita, itulah yang sedang diuji oleh Allah SWT, mau tidak kita mengorbankan sebagian milik kita tadi,” tandas Ilyas.

Oleh karenanya, ia meminta keluarga besar Dinas Pendidikan  mengambil hikmah atau memetik pelajaran dari kisah Nabi Ibrahim AS tersebut. Setiap kita adalah Ibrahim. Sesungguhnya Ibrahim tidak diperintah Allah untuk mengikhlaskan Ismail, Ibrahim hanya diminta Allah yang Maha Besar untuk menghapus rasa kepemilikan terhadap Ismail. Pada hakikatnya semua adalah milik Allah pencipta alam semesta, papar Ncekli safaan akrab Kadisdik Kab Batu Bara ini.

Lebih lanjut Ilyas mengatakan bahwa setiap kebaikan adalah sedekah, yang berfungsi untuk mensucikan diri dan harta, Ibadah qurban adalah amal kebaikan yang sangat Allah sukai. Kepada seluruh peserta qurban tahun ini, saya aturkan terimakasih.  Kita bisa berbagi melalui ibadah qurban, ini suatu yang Allah sangat sukai. Bismillah berkah dan sehat kita semua, in sya Allah COVID-19 segera berakhir, Allah memberi umur panjang sehingga tahun depan kita bisa ber-qurban kembali dan mengajak kawan-kawan lainnya sehingga jumlah yang lebih banyak dan kita bisa berbagi lebih banyak lagi,  aamiin aamiin aamiin yaa robbal aalamiin, harap Ilyas.

Sementara atas nama Ketua Panitia Qurban Keluarga Besar Disdik 1443H/2022M, Sekretaris Disdik Darwinson Tumanggor mengucapkan terimakasih atas kebersamaan hingga kegiatan baik ini dapat kita laksanakan dengan penuh keikhlasan dan tahun depan in sya allah bertambah jumlahnya.

Darwinson  juga mengatakan bahwa hewan qurban berasal dari K3S dan MKKS serta Pengawas dan Pegawai di lingkungan Disdik Kabupaten Batu Bara berjumlah 16 ekor dan 1ekor diserahkan ke Pemkab dan sisanya 15 ekor disembelih di tempat ini dan semua rangkaian kegiatan tetap mengikuti prokes COVID-19 dan Semua Hewan Qurban telah dinyatakan bebas Penyakit Mulut dan Kuku oleh Dinas Perikanan dan Pwternakan Kab. Batu Bara.

Usai penyembelihan hewan qurban dilanjutkan dengan makan siang bersama keluarga besar Disdik dan awak media yang berkesempatan hadir bersama.(SA).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini