TOPJURNALNEWS.COM - Bencana alam banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang terjadi pada Selasa 25 November 2025, telah mengakibatkan korban jiwa, kerusakan rumah warga hingga fasilitas umum dan infrastruktur di sejumlah kecamatan.
Foto: Petugas mengevakuasi sejumlah korban meninggal dunia di Kecamatan Adiankoting, Taput. (topjurnalnews.com/humas polres taput)
Hingga hari ini, Sabtu (29/11/2025), berdasarkan data diperoleh dari Polres Taput, jumlah korban meninggal dunia yang berhasil di evakuasi oleh petugas dari lokasi bencana, khususnya lokasi terparah, yakni Kecamatan Adiankoting dan Parmonangan, tercatat sebanyak 23 orang meninggal dunia.
Sementara masih dalam proses pencarian karena dinyatakan hilang sebanyak 28 orang.
Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak, melalui Kasi Humas, Aiptu Walpon Baringbing, menjelaskan proses pencarian para korban bencana alam masih terus dilakukan hingga saat ini.
Berikut rincian korban meninggal dunia yang telah di evakuasi. Data Sabtu (29/11/2025 ), pukul 16.20 WIB.
Di Kecamatan Adiankoting:
1. Bangun Sitompul, warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
2. Rey Bastian Sitompul, warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan, Adiankoting.
3. Aksel Hutagalung, warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
4. Cantika Sitompul, warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
5. Nurmaida Hutagalung, warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
6. Tasya Sitompul, warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting.
7. Ucok Sitompul, warga Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting, Taput.
8. Jeslin Sitompul, warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting, Taput
9. Nurmala Hutagalung, warga Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting, Taput
10. Tiomina Simamora, warga Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Taput.
11. Jones Sitompul, warga Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Taput.
12. Nerla Simanjuntak, warga Rantauprapat.
13. Sumiati, warga Rantauprapat.
14. Nur Asiyah, warga Rantauprapat.
15. Amelia Azhari, Rantauprapat.
16. Uswatun Hasanah, warga Rantauprapat.
17. Nurjanah, warga Rantauprapat
18. Indri Laura Hutabarat, warga Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Taput.
Di Kecamatan Parmonangan:
1. Santiur boru Marbun.
2. Reza Manalu.
3. Farida, warga Tebing Tinggi.
4. Gideon Manalu, warga Desa Manalu Dolok, Kecamatan Parmonangan.
5. Sahat Manalu, warga Desa Hutatua Kecamatan Parmonangan.
Pencarian korban dan pembersihan material longsor menggunakan alat berat di Kecamatan Adiankoting, serta sepanjang jalan Tarutung-Sibolga, di perbatasan Kabupaten Tapanuli Tengah, masih terus dilakukan oleh petugas gabungan dari Pemerintah, TNI, Polri, Basarnas dan para relawan. (bisnur sitompul)