![]() |
| Foto : jasad para nelayan saat dievakuasi |
Dalam peristiwa itu 3 nelayan dinyatakan meninggal dunia, 5 hilang dan 13 nelayan lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal ikan KM Mandiri.
Menurut keterangan nelayan, pada Senin (6/4/2026) sore, KM Indah Sakti bertolak dari Pelabuhan Perikanan Samudera ( PPS) Belawan persisnya Gudang Pekong untuk menangkap ikan teri dilaut.
Setibanya dilokasi, para anak buah kapal (ABK) KM Indah Sakti menurunkan pukat untuk menangkap ikan teri. Beberapa jam kemudian, para ABK pun istirahat. Sekira pukul 02.00 Wib terdengar suara ledakan dari dalam kamar. Di duga berasal dari turbo mesin induk. Akibatnya KM Indah terbakar. Pada saat kejadian para ABK sedang istirahat dan tidur.
Belakangan diketahui kalau 3 ABK yang merupakan nelayan meninggal dunia dan 5 lainnya hilang. Ternyata peristiwa itu diketahui oleh kapal ikan nelayan, diantarnya KM Mandiri, karena posisinya tidak jauh dari KM Indah Sakti. Sehingga KM Mandiri memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan 13 nelayan KM Indah Sakti.
Setelah mengevakuasi ke 13 nelayan tersebut.Selanjutnya KM Mandiri bertolak menuju ke TPI Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan. Sekira pukul 08.00 Wib KM Mandiri tiba dengan membawa ke 13 nelayan yang selamat beserta 3 nelayan yang telah meninggal dunia.
Namun sampai saat ini, tidak satu pun pihak-pihak terkait memberikan keterangan secara resmi, atas insiden tersebut. (RI)
