70 KK Terdampak Bencana Alam Terima Kunci dan Perabotan Rumah Huntap di Dolok Nauli Adiankoting

Sebarkan:

Foto: Wakil Bupati Taput bersama pengurus yayasan Buddha Tzu Chi Sumut, usai menyerahkan kunci rumah Huntap kepada masyarakat Adiankoting. (topjurnalnews.com/diskominfo taput)
TOPJURNALNEWS.COM - Sebanyak 70 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana alam banjir dan longsor yang terjadi pada Oktober 2025 di Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menerima kunci rumah Hunian Tetap (Huntap).

Penyerahan rumah tersebut beserta perabotan lengkap dilakukan oleh Wakil Bupati Taput, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan M Eng, bersama Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatra Utara, Mujianto, didampingi Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Perkim Lindup, Kepala BPBD Taput, di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Senin (08/06/2026).

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatra Utara, Mujianto, menjelaskan untuk tahap awal ini, sebanyak 70 KK telah resmi menerima kunci rumah beserta kelengkapan fasilitas dalam hunian.

Untuk pembangunan fisik Huntap sebanyak 103 unit ini dibiayai oleh sumbangan keluarga besar Maruarar Sirait. Sedangkan Yayasan Buddha Tzu Chi bertindak sebagai pelaksana teknis, pembina dan pengawas di lapangan dari awal hingga selesai.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Taput, Deni Lumbantoruan, mengucapkan rasa syukur mendalam atas terwujudnya hunian yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.

Dia menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Taput dalam menyuplai pembangunan sarana, prasarana dan utilitas di lokasi Huntap di Desa Dolok Nauli.

Berbagai fasilitas penunjang dipastikan terus dibangun menggunakan APBD kabupaten, antara lain akses kalan lingkungan, keamanan kontur lahan, jaringan listrik dan sistem air bersih.

‎Selain kesiapan fisik bangunan, warga penerima manfaat juga mendapatkan bantuan isi rumah berupa satu set sofa ruang tamu dan satu set meja makan dari Yayasan Buddha Tzu Chi.

Atas nama Pemkab Taput, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kepedulian seluruh donatur.

"Kami meminta seluruh warga di sini untuk saling mengasihi sebagai satu keluarga baru. Jaga keamanan, rawat kebersihan lingkungan secara bergotong royong, dan hindari konflik sosial," ujar Wakil Bupati Deni.

Wakil Bupati memerintahkan kepada Camat dan Kepala Desa segera membentuk struktur kepala lingkungan atau ketua blok di perumahan tersebut untuk  mempermudah koordinasi kebersihan dan ketertiban tata ruang hunian agar ke depan menjadi desa percontohan. (bisnur sitompul)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini