Direktur RSUD Tarutung Monitoring Sarana dan Prasarana, Tekankan Disiplin dan Pelayanan ke Masyarakat

Sebarkan:

Foto: Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak. M.K.M, melakukan monitoring sarana dan prasarana di rumah sakit tersebut. (topjurnalnews.com/rsud tarutung)
TOPJURNALNEWS.COM - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M, menekankan kepada seluruh pegawai maupun tenaga medis untuk selalu memperkuat disiplin, koordinasi, serta komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Hal itu dikatakannya saat memimpin apel pagi yang dilanjutkan dengan monitoring seluruh sarana dan prasarana di lingkungan RSUD Tarutung, Selasa (28/7/2026).

Usai apel pagi, dr. Andrew Hutabarat, Sp.OG, dari Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Tarutung, memberikan penyuluhan mengenai Stunting dan Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi sejak dini, serta perencanaan keluarga yang sehat.

Kemudian dilanjutkan oleh dr. Rianti, Sp.P, selaku Dokter Spesialis Paru, menyampaikan edukasi mengenai Tuberkulosis (TB), meliputi penyebab, cara penularan, pencegahan, hingga pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan.

Selama kegiatan berlangsung, pasien dan keluarga pasien tampak antusias mengikuti sosialisasi serta aktif berinteraksi dengan para narasumber melalui sesi tanya jawab.

Selanjutnya, Direktur RSUD Tarutung dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M, bersama Ketua Tim Akreditasi dr. Saut Hutasoit, Sp.An, didampingi para pejabat struktural, melakukan penelusuran seluruh sarana dan prasarana di lingkungan RSUD Tarutung.

Penelusuran ini dilakukan sebagai bagian dari upaya monitoring dan evaluasi terhadap kesiapan unit pelayanan dalam menghadapi proses akreditasi. Memastikan seluruh standar mutu dan keselamatan pasien telah diterapkan secara optimal.

Lokasi yang menjadi sasaran telusur yaitu, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Ruang Farmasi Rawat Jalan, Poli Paru, Poli Penyakit Dalam, hingga ke Instalasi Pemulasaran Jenazah. 

Pada setiap unit, dilakukan peninjauan dan evaluasi terhadap sarana dan prasarana, serta implementasi standar operasional prosedur guna mendukung peningkatan mutu pelayanan rumah sakit secara berkesinambungan. (bisnur sitompul)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini