Wakil Ketua DPRD Sumut Tuding Gubsu Arogan, Sejumlah Tokoh Pemuda Ajak Masyarakat Boikot "Partai NasDem"

Sebarkan:

TOPJURNALNEWS.COM - Ricky Anthony, salah seorang Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara yang berasal dari Partai NasDem menyampaikan sikap soal Walk Out (WO) Gubsu Bobby Afif Nasution saat sidang paripurna beberapa hari yang lalu, sebagai sikap arogan.

Pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan dari sejumlah tokoh pemuda di Sumatera Utara. Di antaranya beberapa tokoh pemuda yang berasal dari kepulauan Nias dan Tabagsel, sangat menyesalkan tudingan arogan yang disampaikan salah seorang Pimpinan DPRD tersebut. Mereka menyimpulkan pernyataan pimpinan dewan tersebut seperti kalimat orang yang kurang mengerti tentang sebuah etika berbicara.

Jhon Laia salah seorang tokoh pemuda yang berasal dari kepulauan Nias menghimbau Ricky Anthony sebaiknya menyadari diri dalam mengemban amanah dan jabatannya sebagai pimpinan DPRD Sumut. Sebab sudah menjadi pergunjingan selama ini bahwa sebagai salah seorang pimpinan DPRD provinsi Sumut, Ricky nyaris tidak pernah memimpin rapat - rapat di dewan atau rapat banggar, apalagi sidang paripurna, 

"Sangat sering terdengar Ricky Anthoni "hanya banyak gaya saja" selama di DPRD khusus melalui IG, FB, TIKTOK.dll. Namun nyaris tidak pernah nampak memimpin rapat di DPRD.

Sikap yang ditunjukkan Ricky memang menimbulkan tanda-tanya. Karena selama ini isu yang beredar Ricky Anthoni adalah orang yang merasa paling dekat dengan Gubsu, Bobby Nasution. Isu yang berkembang ini dipicu ketidakharmonisan Bobby dengan Ketua DPW Partai NAsdem Sumut Iskandar ST. Dan adalagi yang menyebut-nyebut, tudingan ini berdasarkan perintah dari Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Namun kebenaran semua isu, cerita maupun informasi yang berkembang ini, belum bisa dipastikan. 

Tokoh pemuda Tabagsel Dony Surya  ini juga meminta Ricky Anthony agar fokus saja menjalankan dan membuktikan dapat menjalan tugas yang diembannya sebagai pimpinan DPRD, seperti berani memimpin rapat - rapat yang ada di dewan.

Selain itu juga, Doni Surya juga menghimbau Ricky Anthoni sebagai salah seorang pimpinan DPRD sebaiknya betul-betul menjalankan tugasnya dengan baik sebagaimana yang dilakukan pak Gubsu Bobby Nasution yang hari ini membangun daerah, seperti kepulauan nias dan sipiongot di Tabagsel yang saat ini dibangun secara prioritas juga daerah kabupaten - kota lainnya di sumut dengan merata.

Karena itu para tokoh pemuda ini  meminta Ricky Anthoni yang juga ketua Kombat sumut itu, agar fokus  menghadapi isu - isu masalah yang menimpahnya maupun keluarganya : "Seperti : isu dugaan terlibat jual beli jabatan di Pemko Medan atau mengenai pengolahan pasar maupun parkir di medan dan isu - isu lainnya, seperti : permainan minyak solar ilegal, galian c, pemotongan SPPD staf, kendaraan  plat bodong, pembangunan rumah keluarga di tanah eks. PTPN 2 serta sampai dugaan izazah palsu ayah kandung beliau yang saat ini juga menjadi salah satu pimpinan DPRD di Langkat. Namun untuk membuktikan benar atau tidak isu - isu masalah tersebut, kita mendesak aparat penegak hukum khususnya Polisi, Jaksa Serta KPK untuk menyelidikinya, ujar  Laia.

Ajak Masyarakat Boikot "Partai NasDem".

Lebih lanjut untuk menyikapi pernyataan keras disampaikan Ricky Anthoni tersebut,  Kedua tokoh pemuda tersebut mengajak masyarakat khususnya yang di Tabagsel serta Kepulauan Nias Memboikot "Partai NasDem". Karena sangat kecewa dengan pernyataan salah seorang kader Partai NasDem tersebut. Atau beranikah partai Nasdem keluar dari koalisi partai pendukung Bobby- Surya?.**(rel/SA)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini