TOPJURNALNEWS.COM - Densus 88 anti teror Mabes Polri menggelar dialog dengan masyarakat yang ada di Kecamatan Labuhandeli, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (22/9/2022) pagi.
Kegiatan yang diadakan diaula kantor camat tersebut dihadiri Camat di wakili Kasi Trantib M.Nordin, DanRamil 12/HP Kapten Azwar, Kanit Binmas AKP Edy. S, Forkopimcam, Kades se kecamatan Labuhan Deli, Kadus se kecamatan Labuhan Deli, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Babhinkamtibmas se kecamatan Labuhan Deli dan Babhinsa sekecamatan Labuhan Deli.
Kegiatan tersebut mengambil Thema " Membangun Sinergitas Guna Mencegah Penyebaran Paham Intoleransi,Radikalisme dan Terorisme"
Dalam dialog tersebut, hadir sebagai nara sumber dari Densus 88 Anti teror Kompol Agus isnaini MSI.
Dalam kata sambutannya Camat Labuhandeli yang diwakili Kasi Trantib M. Nurdin mengucapkan selamat datang kepada Narasumber dan peserta, dirinya berharap para undangan yang hadir dapat mengikuti acara dialog ini sampai selesai agar dapat mengerti lebih jelas lagi tentang pemahaman teroris dan bagaimana menangkalnya.
Kapolres Pelabuhan Belawan diwakili Kasat Binmas Iptu Arman Srg.SH dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada camat yang telah mempasilitasi kegiatan ini, guna memberikan pemahaman tentang radikalisme dan teroris. Diharapkan kepada peserta untuk tidak terikut dalam kegiatan Radikalisme yang sudah masuk kesekolah sekolah umum ataupun agama serta medsos. Diharapkan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan dapat disampaikan oleh masyarakat di lingkungan masing masing.
Sementara itu, dalam sambutannya Danramil 12/HP Kapten Azwar menyampaikan Koramil 12 Hamparan Perak sangat mendukung dengan kegiatan Dialog tentang Radikalisme dan teroris. Kita ketahui sangat banyak warga kita yang belum memahami tentang bahaya dari Radikalisme. Perlu diadakan kegiatan tentang pemahaman butir butir Pancasila.
Danramil 12 Hamparan Perak Kapten Azwar juga nantinya akan membuka kampung Pancasila di setiap desa di wilayah hukum Koramil 12 Hamparan Perak.
Sedangkan Kompol Agus Isnaini MSi sebagai nara sumber menyampaikan densus 88 dalam tugasnya terhadap teroris yaitu menangkap dan membina setelah selesai dikeluarkan.
Tapi yang menjadi persoalan Densus lebih mengutamakan pencegahan dari pada penangkapan, perlu kita pahami hari ini satu orang ditangkap besok banyak yang terlibat.
Untuk itu kami lebih mengutamakan melaksanakan kegiatan dialigo, agar masyarakat paham tentang bahaya laten teroris supaya tidak terjerumus.
Pengamatan wartawan, kegiatan dialog berjalan dengan aman dan lancar.(Tim)

