40 unit Huntara bagi Warga Taput Terdampak Bencana Diresmikan Awal Februari

Sebarkan:

Foto: BNPB bersama Wakil Bupati Taput meninjau pembangunan rumah hunian sementara, di Desa Sibalanga, Adiankoting. (topjurnalnews.com/diskominfo taput
TOPJURNALNEWS.COM - Direktur Sistem Penanggulangan Bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, mengatakan pembangunan hunian sementara (Huntara) di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), telah mencapai sekitar 95 persen.

"Saat ini pembangunan 40 unit Huntara bagi warga terdampak bencana telah mencapai sekitar 95 persen. Direncanakan diresmikan pada awal Februari 2026," kata Agus Wibowo di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Taput, Selasa (27/1/2026), disela acara Hari Ulang Tahun ke-18 BNPB bersama warga terdampak bencana.

Selain bangunan rumah, kata dia, masyarakat penerima juga diberikan fasilitas berupa logistik dan peralatan dapur.

‎Sementara Wakil Bupati Taput, Deni Parlindungan Lumbantoruan, bersyukur dan mengapresiasi kehadiran serta respons cepat BNPB saat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025 lalu.

‎“Kita bersyukur BNPB langsung hadir dan mendampingi pemerintah daerah serta masyarakat sejak terjadinya bencana. Koordinasi yang baik telah kita lakukan bersama. Ini sangat membantu dalam penanganan dampak bencana,” ujarnya.

Dia mengapresiasi kepedulian masyarakat sekitar lokasi Huntara yang telah menerima dan mendukung keberadaan fasilitas tersebut. 

Mengimbau agar masyarakat dapat terus hidup berdampingan, berbaur, serta menjaga keharmonisan dan kedamaian bersama.

Warga terdampak bencana, Salamat Hutabarat, mengucapkan terima kasih karena perhatian dan pendampingan BNPB selama masa penanganan bencana. (bisnur sitompul)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini