TOPJURNALNEWS.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberikan penghargaan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung karena komitmen dalam mengimplementasikan integrasi layanan digital di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).
Foto: BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada RSUD Tarutung karena pelayanan FKRTL. (topjurnalnews.com/dok.rsud tarutung)
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Isabella Mayestorini Sianipar SKM, MKM, kepada direktur RSUD Tarutung, dr Bobby Simanjuntak, di Kantor Podcast Kombur RSUD Tarutung, Jumat (20/2/2026).
Kepala BPJS Kesehatan Taput Isabella mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan RSUD Tarutung dalam mengintegrasikan Sistem Antrian Online, Integrasi Sistem Klaim, serta implementasi E-SEP yang mencakup penggunaan Finger Print dan Frista dalam pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Integrasi sistem antrian online memudahkan peserta JKN mengakses layanan tanpa harus menunggu lama di rumah sakit. Begitu juga dengan integrasi sistem klaim dan implementasi E-SEP berbasis finger print dan Frista yang mampu meningkatkan akurasi data serta transparansi pelayanan,” kata Isabella.
Dia menegaskan, sinergi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan sangat penting dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, mudah, dan setara bagi seluruh peserta JKN, khususnya di wilayah Kabupaten Taput.
Sementara itu, Staf Penjaminan Manfaat dan Pengelolaan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Taput, Franky Vinansius Marpaung, SKM, MKM, menjelaskan implementasi sistem digital yang dilakukan RSUD Tarutung telah memenuhi standar yang ditetapkan secara nasional.
“RSUD Tarutung menunjukkan komitmen kuat sebagai FKRTL dalam mendukung integrasi sistem. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan efisiensi pelayanan, percepatan proses administrasi klaim, serta meminimalisir potensi kesalahan data,” ujarnya.
Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan sistem yang telah terintegrasi menjadi kunci dalam menjaga mutu layanan dan kepuasan peserta JKN.
Direktur RSUD Tarutung, dr Bobby Simanjuntak, mengapresiasi penghargaan yang diberikan BPJS Kesehatan. Diungkapkannya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan di RSUD Tarutung.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga dari sisi administrasi dan sistem pendukung. Integrasi digital ini adalah bagian dari upaya kami memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat,” ungkapnya.
dr Bobby berharap, sinergi yang telah terjalin antara RSUD Tarutung dan BPJS Kesehatan dapat terus diperkuat demi mendukung transformasi layanan kesehatan yang berorientasi pada kepuasan dan keselamatan pasien.
RSUD Tarutung diharapkan semakin baik sebagai rumah sakit rujukan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan konsisten memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Taput dan sekitarnya. (bisnur sitompul)