Bupati Taput Usulkan Perbaikan Jalan ke BBPJN Untuk Perkuat Koneksi Ekonomi antar Kabupaten

Sebarkan:

Foto: Bupati JTP Hutabarat memaparkan kepada BBPJN Sumut tentang usulan perbaikan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Taput. (topjurnalnews.com/diskominfo taput)
TOPJURNALNEWS.COM - Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mengunjungi Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara di Medan, sebagai langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Taput dalam mengakselerasi perbaikan infrastruktur jalan dan Konektivitas wilayah, Senin (6/4/2026).

Kehadiran Bupati ini didampingi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan (PUTRHub) Taput, Dalan N P Simanjuntak, yang diterima langsung oleh Kepala BBPJN Sumatera Utara, Hardy P Siahaan.

‎Dalam pertemuan tersebut, Bupati JTP Hutabarat memaparkan urgensi penanganan masalah banjir genangan yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan nasional yang melintasi wilayah Taput.

Beberapa titik krusial yang menjadi fokus paparan Bupati antara lain di Kecamatan Siborongborong, Sipoholon dan Pasar Sirongit Sipoholon, Jalan Pahae, Desa Sangkaran, Kecamatan Siatas Barita.

‎"Penanganan ini sangat mendesak karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami berharap BBPJN dapat memberikan perhatian khusus agar persoalan menahun ini dapat segera terselesaikan demi kenyamanan aktivitas masyarakat," ujar Bupati.

‎Selain penanganan banjir, Bupati juga memaparkan usulan pembangunan infrastruktur melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD). Langkah ini diambil sebagai komitmen Pemkab Taput untuk membuka akses alternatif dan memperkuat koneksi ekonomi antar-kabupaten.

Sejumlah usulan pembangunan ruas jalan strategis yang disampaikan meliputi ruas jalan batas Tapanuli Tengah, ruas jalan batas Tapanuli Selatan, ruas jalan Seminarium – Rura Julu dan ruas jalan Sipetang – Sarulla dan Akses menuju Sipirok melalui Pangaribuan.

‎Menanggapi usulan Bupati Taput, Kepala BBPJN Sumut, Hardy P Siahaan, memberikan apresiasi atas gerak cepat Bupati. Pihaknya menyatakan akan segera menurunkan tim personel ke lapangan untuk melakukan langkah-langkah teknis dan penanganan darurat dalam waktu dekat.

"Usulan pembangunan jalan daerah yang disampaikan ini akan kami masukkan ke dalam rencana aksi dan skala prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2026 hingga 2028," ungkap Hardy.

Pada kesempatan itu, Bupati Taput juga menyerahkan proposal pembangunan kepada Kepala BBPJN Sumut. Meski menyadari adanya tantangan anggaran pasca-bencana, Bupati mengaku optimis bahwa melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, persoalan infrastruktur dasar di Taput dapat teratasi secara bertahap.

"Kita harus tetap optimis. Dengan sinergitas dan komunikasi yang baik seperti ini, keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk menghadirkan perubahan nyata bagi infrastruktur di Taput," pungkas Bupati. (bisnur sitompul)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini